Ulasan Lengkap Chia Coin Beserta Cara Mining dan Prospeknya

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa saat ini popularitas mata uang kripto semakin menarik banyak orang. Jika kamu melakukan penelusuran di mesin Google untuk jenis mata uang kripto, maka akan tampil banyak sekali jenisnya. Salah satu jenis mata uang yang cukup populer adalah Chia Coin.

Bagi kamu yang mungkin sudah lama terjun di dunia kripto, maka Chia Coin menjadi hal yang cukup sering untuk di dengar. Pasalnya, jenis mata uang kripto ini cukup banyak diminati. Kamu juga bisa mencari tahu apa itu Chia Coin dan bagaimana mekanisme serta cara menambangnya melalui ulasan di bawah ini.

Mengenal Apa Itu Chia Coin?

Cia merupakan salah satu koin dari jenis mata uang kripto yang digagas oleh Bram Choen sebagai founder asli BitTorrent.

Berkat keterampilan serta ide inovatif yang dikembangkannya membuat jaringan Chia blockchain menjadi lebih baik. Koin ini memiliki symbol “XCH”.

Mekanisme atau Cara Kerja Chia Coin

Berdasarkan informasi yang di telusuri bahwa Chia Coin memiliki ciri khas serta karakteristik tersendiri. Hal ini mengingat Bram Choen selaku founder menciptakan Chia dengan jaringan blockchain yang lebih efisien, terdesentralisasi, aman hingga hemat energi.

Perbedaan yang paling mencolok antara Chia dan Bitcoin, yakni terletak pada mekanisme atau cara kerjanya. Pada Chia Coin menggunakan varian Proof of Space and Time sedangkan Bitcoin menggunakan Proof of Work. Meski demikian, keduanya sama-sama menggunakan algoritma dari Konsensus Nakamoto.

Dari penggunaan konsensus ini, maka Chia Coin dinilai lebih ramah lingkungan. Meski penerapan mekanisme PoW memakan banyak ruang, Chia juga menerapkan mekanisme Space and Time yang memungkinkan penambang untuk mengalokasikan prosedur kriptografis ke ruang disk yang tidak terpakai pada komputer.

Dengan memaksimalkan ruang pada penyimpanan komputer ini akan menjadikan Chia Coin menggunakan sedikit daya yang tentunya akan hemat energi.

Penghematan ini juga nantinya akan mengarah pada ramah lingkungan dikarenakan sedikitnya produksi karbon yang dihasilkan.

Cara Mining Chia Coin

Setelah kamu mengetahui ulasan apa itu Chia Coin dan cara kerjanya, maka kini kamu bisa mempelajari mekanisme untuk menambang Chia Coin. Pada proses menambangnya juga hampir sama dengan yang lainnya. Terdapat beberapa spesifikasi yang perlu kamu persiapkan terlebih dahulu.

Di bawah spesifikasi serta cara mining atau menambang Chia Coin Untuk Pemula

Spesifikasi Mining Chia Coin
–       Minimal penyimpanan 250GB+ (Direkomendasikan SSD)
–       Windows, Linux, atau MacOS
–       Processor model AMD
–       Minimal RAM 4GB

Untuk menambang dengan performa yang lebih maksimal disarankan menggunakan hardisk dengan jenis SSD berkapasitas besar. Hal ini dikarenakan SSD mampu menghasilkan kecepatan hingga 10 – 20 kali dibandingkan HDD.

Jika semua spesifikasi di atas sudah kamu penuhi, maka langkah selanjutnya adalah melakukan mining pada komputer yang dimiliki. Di bawah ini panduan untuk menambang Chia Coin.

Prospek Chia Coin

Dilansir dari grafik Chia Network to USD Chart, awalnya Chia Coin menunjukkan arah yang positif bahkan harganya meningkat dua kali lipat semenjak diluncurkan. Namun, sampai hari ini trend dari Chia Coin masih menunjukkan harga yang fluktuatif.

Hal ini masih sangat wajar mengingat Chia Coin tergolong sangat baru. Jika dibandingkan dengan Bitcoin dan Ethereum, maka perlu periode waktu 10 tahun untuk bisa mengukur potensi dari Chia Coin.

*Di atas ini merupakan gambar grafik terbaru bulan Februari Tahun 2022 dari Chia Coin berdasarkan laman <a href="https://coinmarketcap.com/">https://coinmarketcap.com/</a>
*Di atas ini merupakan gambar grafik terbaru bulan Februari Tahun 2022 dari Chia Coin berdasarkan laman https://coinmarketcap.com

Secara garis besar, Chia Coin dirancang untuk jenis mata uang kripto dengan basis konsep ramah lingkungan. Oleh karena itu, penambangan yang dilakukan dalam jangka waktu panjang tergolong sangat ramah lingkungan.